Jakarta - Jenazah Pembantu Letnan Dua Anumerta Rama Wahyudi, prajurit TNI AD yang menjadi bagian dari pasukan pemelihara perdamaian Indonesia yang meninggal dunia saat bertugas di Misi MONUSCO, Republik Demokratik Kongo dijadwalkan tiba di Kota Pekanbaru pada Jumat (3/6/2020).

Sebelum dimakamkan di kampung halamannya, akan terlebih dahulu dilakukan proses upacara pelepasan keberangkatan jenazah yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Skadron 17 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pagi ini. Prosesi acara sendiri di mulai pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, Komandan Resor Militer 031/Wirabima Brigjen TNI Brigadir Jenderal M Syech Ismed mengatakan dari Halim Perdana Kusuma, rencanya jenazah akan langsung diterbangkan ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Pada hari yang sama, Pelda Anumerta Rama Wahyudi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pekanbaru. 

"Jika tidak ada hambatan itu hari Jumat sampai di Pekanbaru. Pemakaman Jumat pagi, kita terima di Bandara, bawa ke rumah duka dan kemudian dimakamkan di TMP Pekanbaru," ujar Ismed seperti dilansir dari Antara

Rama Wahyudi yang sebelumnya berpangkat Sersan Mayor merupakan prajurit TNI AD asal Kabupaten Kampar, Riau. Rama gugur usai serangan kelompok bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo, Afrika pada 22 Juni 2020. 

Selain mendapat penghargaan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, Ismed juga mengatakan jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Pekanbaru

Komentar

blog comments powered by Disqus